This Blog will continually updated for finding the best method and profitable result for the reader. This writing will exclude the writer for any responsibility or false statement. Anyone who want to download could ask permission and will be given free. William Chen
Ads
Saturday, December 24, 2011
Thursday, December 15, 2011
BMRI BBRI
Investment grade tercapai indeks berpotensi keatas terutama didukung oleh big cap seperti BBRI, BMRI atau ASII. BMRI secara candle buy yaitu bullish hammer pattern dan berada dibawah bollinger band, juga terdapat gap disekitar 7700 mudahan ditutup seperti dibawah ini :
BBRI mempunyai gap di sekitar 7150
All the best ... William Chen... GBU
BBRI mempunyai gap di sekitar 7150
All the best ... William Chen... GBU
Investment Grade Tercapai
Seperti diharapkan pada awal - awal tahun investment grade akhirnya tercapai. Dan apakah booming di IHSG bakal terjadi? Apakah akan terjadi krisis lagi setelah investment grade seperti 1996 dan 1997? Wah ini tugas berat pemerintah di tahun depan, tetapi yang sudah pernah terjadi biasanya bisa dicegah... terus berjuang..... melihat fundamental ekonomi indonesia di awal tahun 2011 seperti diposting kan di blog ini akhirnya terjadi juga di akhir 2011 kayak mama loren aja.... Maju terus Indonesia.....
Alasan mendapat investment grade:
Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings menaikkan peringkat Indonesia ke level 'Investment Grade' yang berarti setara dengan sejumlah negara-negara maju. Apa alasan Fitch menaikkkan peringkat Indonesia?
Fitch dalam keterangannya menjelaskan telah menaikkan Long-Term Foreign- and Local-Currency Issuer Default Ratings (IDR) Indonesia menjadi 'BBB-' dari 'BB+' dengan outlook atas kedua peringkat tersebut Stabil. Country Ceiling dinaikkan menjadi 'BBB", dan Short-Term Foreign-Currency IDR dinaikkan menjadi to 'F3'.
"Kenaikan peringkat ini mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan resilien, rasio utang publik yang rendah dan terus menurun, likuiditas eksternal yang menguat, dan kerangka kebijakan makro yang hati-hati", kata Philip McNicholas, Director group Fitch's Asia-Pacific Sovereign Ratings dalam siaran persnya, Kamis (15/12/2011).
Berikut penjelasan lengkap dari Fitch terkait kenaikan peringkat Indonesia, seperti disampaikan melalui siaran persnya:
Fitch memproyeksikan pertumbuhan PDB rata-rata lebih dari 6,0% per tahun selama periode proyeksi (sampai 2013), meskipun kondisi ekonomi global yang kurang kondusif. Ekonomi Indonesia yang berorientasi domestic dan keberhasilan menciptakan pertumbuhah ekonomi yang relatif kuat tanpa menimbulkan ketidak seimbangan eksternal, atau ketergantungan pada pendanaan eksternal jangka pendek memperlihatkan bahwa prospek pertumbuhan ekonomi akan tahan terhadap guncangan eksternal, sebagaimana terjadi pada 2008. Utang publik yang rendah dan suku bunga riil yang positif menyediakan otoritas fleksibilitas kebijakan untuk merespons pelambatan.
Tingkat kepercayaan yang lebih tinggi atas kerangka kebijakan macro ada kunci dari kenaikan peringkat ini. Toleransi terhadap penguatan mata uang nominal dalam kerangka kebijakan moneter, dan kesediaan untuk mengetatkan kebijakan jika inflasi mencapai single digit yang tinggi, dan kebijakan fiskal yang hati-hati memperkuat dasar untuk kenaikan peringkat.
Fitch berpendapat profil kredit ini memiliki toleransi pada tingkat peringkat yang baru ini atas kenaikan defisit fiskal bila Undang Undang Akuisisi Tanah mengarah kepada belanja infrastruktur public yang lebih tinggi. Rasio utang pemerintah bruto terhadap PDB diperkirakan akan turun dari 26% pada akhir 2010 menjadi 25% pada akhir 2011, jauh dibawah median 'BBB' yaitu 36%. Lagipula, rasio utang/pendapatan diproyeksikan turun dari 163% pada akhir 2010 menjadi mendekati proyeksi median 'BBB' 126% pada 2012, meskipun adanya kelemahan struktural fiskal berupa pendapatan yang rendah - hanya 17% dari PDB dibandingkan median 'BBB' 33%.
Kelemahan struktural yang sudah berlangsung lama seperti pendapatan rata-rata yang rendah (USD3.600 versus median 'BBB' USD9.800 pada 2011) dan masalah-masalah yang mempengaruhi iklim bisnis, termasuk infrastuktur yang lemah dan korupsi masih harus diatasi. Akan tetapi, fundamental struktural Indonesia bukanlah yang terlemah dalam sebagian besar kategori ini, dan hal ini tidak membatasi peringkat untuk dinaikkan menjadi 'BBB-'.
Kemajuan dalam mengatasi kelemahan structural bersama dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, tanpa peningkatan ketidak seimbangan eksternal atau guncangan inflasi yang tinggi, akan memperkuat ekonomi Indonesia dan fundamental kredit sovereign dan akan menciptakan tekanan ke atas pada peringkat dalam jangka menengah. Akan tetapi, Fitch berpendapat kondisi politik telah menjadi kurang kondusif terhadap reformasi, membuat profil kredit sovereign Indonesia kemungkinan akan tetap berada pada kisaran 'BBB' yang lemah untuk sementara waktu, sehingga ditetapkan Outlook Stabil pada peringkat ini.
Volatilitas capital flow yang parah yang mempengaruhi ekonomi dan stabilitas keuangan domestik dan secara substansial menurunkan bantalan eksternal akan berpengaruh negative terhadap peringkat. Juga, pemburukan kualitas kebijakan fiskal atau moneter dan/atau ketidak stabilan sistem perbankan, akan mempengaruhi peringkat secara negative.
GBU
Alasan mendapat investment grade:
Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings menaikkan peringkat Indonesia ke level 'Investment Grade' yang berarti setara dengan sejumlah negara-negara maju. Apa alasan Fitch menaikkkan peringkat Indonesia?
Fitch dalam keterangannya menjelaskan telah menaikkan Long-Term Foreign- and Local-Currency Issuer Default Ratings (IDR) Indonesia menjadi 'BBB-' dari 'BB+' dengan outlook atas kedua peringkat tersebut Stabil. Country Ceiling dinaikkan menjadi 'BBB", dan Short-Term Foreign-Currency IDR dinaikkan menjadi to 'F3'.
"Kenaikan peringkat ini mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan resilien, rasio utang publik yang rendah dan terus menurun, likuiditas eksternal yang menguat, dan kerangka kebijakan makro yang hati-hati", kata Philip McNicholas, Director group Fitch's Asia-Pacific Sovereign Ratings dalam siaran persnya, Kamis (15/12/2011).
Berikut penjelasan lengkap dari Fitch terkait kenaikan peringkat Indonesia, seperti disampaikan melalui siaran persnya:
Fitch memproyeksikan pertumbuhan PDB rata-rata lebih dari 6,0% per tahun selama periode proyeksi (sampai 2013), meskipun kondisi ekonomi global yang kurang kondusif. Ekonomi Indonesia yang berorientasi domestic dan keberhasilan menciptakan pertumbuhah ekonomi yang relatif kuat tanpa menimbulkan ketidak seimbangan eksternal, atau ketergantungan pada pendanaan eksternal jangka pendek memperlihatkan bahwa prospek pertumbuhan ekonomi akan tahan terhadap guncangan eksternal, sebagaimana terjadi pada 2008. Utang publik yang rendah dan suku bunga riil yang positif menyediakan otoritas fleksibilitas kebijakan untuk merespons pelambatan.
Tingkat kepercayaan yang lebih tinggi atas kerangka kebijakan macro ada kunci dari kenaikan peringkat ini. Toleransi terhadap penguatan mata uang nominal dalam kerangka kebijakan moneter, dan kesediaan untuk mengetatkan kebijakan jika inflasi mencapai single digit yang tinggi, dan kebijakan fiskal yang hati-hati memperkuat dasar untuk kenaikan peringkat.
Fitch berpendapat profil kredit ini memiliki toleransi pada tingkat peringkat yang baru ini atas kenaikan defisit fiskal bila Undang Undang Akuisisi Tanah mengarah kepada belanja infrastruktur public yang lebih tinggi. Rasio utang pemerintah bruto terhadap PDB diperkirakan akan turun dari 26% pada akhir 2010 menjadi 25% pada akhir 2011, jauh dibawah median 'BBB' yaitu 36%. Lagipula, rasio utang/pendapatan diproyeksikan turun dari 163% pada akhir 2010 menjadi mendekati proyeksi median 'BBB' 126% pada 2012, meskipun adanya kelemahan struktural fiskal berupa pendapatan yang rendah - hanya 17% dari PDB dibandingkan median 'BBB' 33%.
Kelemahan struktural yang sudah berlangsung lama seperti pendapatan rata-rata yang rendah (USD3.600 versus median 'BBB' USD9.800 pada 2011) dan masalah-masalah yang mempengaruhi iklim bisnis, termasuk infrastuktur yang lemah dan korupsi masih harus diatasi. Akan tetapi, fundamental struktural Indonesia bukanlah yang terlemah dalam sebagian besar kategori ini, dan hal ini tidak membatasi peringkat untuk dinaikkan menjadi 'BBB-'.
Kemajuan dalam mengatasi kelemahan structural bersama dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, tanpa peningkatan ketidak seimbangan eksternal atau guncangan inflasi yang tinggi, akan memperkuat ekonomi Indonesia dan fundamental kredit sovereign dan akan menciptakan tekanan ke atas pada peringkat dalam jangka menengah. Akan tetapi, Fitch berpendapat kondisi politik telah menjadi kurang kondusif terhadap reformasi, membuat profil kredit sovereign Indonesia kemungkinan akan tetap berada pada kisaran 'BBB' yang lemah untuk sementara waktu, sehingga ditetapkan Outlook Stabil pada peringkat ini.
Volatilitas capital flow yang parah yang mempengaruhi ekonomi dan stabilitas keuangan domestik dan secara substansial menurunkan bantalan eksternal akan berpengaruh negative terhadap peringkat. Juga, pemburukan kualitas kebijakan fiskal atau moneter dan/atau ketidak stabilan sistem perbankan, akan mempengaruhi peringkat secara negative.
GBU
Wednesday, December 14, 2011
Potensi MAPI Obsesi KIJA
MAPI berpeluang menguat dengan menyentuh bollinger band bawah, secara candle juga membentuk doji pembalikan arah dan ada tanda2 di momentum dan stochastic walaupun ini tidak didukung oleh MACD seperti diatas...
Kija berpeluang melemah walaupun masih dalam posisi uptrend koreksi sehat untuk sementara karna sudah overbought di stochastic dan momentum candle juga black menunjukkan pembalikan arah...
Happy Trading and Merry Christmas soon ... William Chen from Williaminvestors... GBU
Kija berpeluang melemah walaupun masih dalam posisi uptrend koreksi sehat untuk sementara karna sudah overbought di stochastic dan momentum candle juga black menunjukkan pembalikan arah...
Happy Trading and Merry Christmas soon ... William Chen from Williaminvestors... GBU
Friday, December 2, 2011
Promosi dari Tung Dengsem Waringin
Hi para pembaca blog,
Mari kita Mengatur Perencanaan Keuangan Pribadi secara GRATIS, sehingga bisa mengatur keuangan pribadi menjadi jauh lebih baik dan bertumbuh semakin sejahtera. segera kunjungi http://www.tdwclub.com/mengatur-keuangan
beberapa hal yang bisa kita dapatkan ketika melakukan analisa ini di tdwclub.com adalah
kita bisa mengetahui posisi keuangan kita saat ini sudah sampai mana. karena tanpa mengetahui posisi kita dimana yang sebenarnya, menggunakan peta secanggih apapun untuk mencapai impain anda sama saja tidak ada gunanya.
Kedua dengan mengetahui posisi keuangan kita disini, akan jauh lebih realistik dalam membuat peta perjalanan keuangan anda. karena anda sudah tau betul sejauh mana dan secepat anda bisa melaju. Nah masih banyak hal lain lagi yang bisa anda pelajari, segera kunjungi dan dapatkan manfaat dari program komplimen dari tdwclub.com
Mari kita Mengatur Perencanaan Keuangan Pribadi secara GRATIS, sehingga bisa mengatur keuangan pribadi menjadi jauh lebih baik dan bertumbuh semakin sejahtera. segera kunjungi http://www.tdwclub.com/mengatur-keuangan
beberapa hal yang bisa kita dapatkan ketika melakukan analisa ini di tdwclub.com adalah
kita bisa mengetahui posisi keuangan kita saat ini sudah sampai mana. karena tanpa mengetahui posisi kita dimana yang sebenarnya, menggunakan peta secanggih apapun untuk mencapai impain anda sama saja tidak ada gunanya.
Kedua dengan mengetahui posisi keuangan kita disini, akan jauh lebih realistik dalam membuat peta perjalanan keuangan anda. karena anda sudah tau betul sejauh mana dan secepat anda bisa melaju. Nah masih banyak hal lain lagi yang bisa anda pelajari, segera kunjungi dan dapatkan manfaat dari program komplimen dari tdwclub.com
Some Choices for Click And Get Paid
Subscribe to:
Posts (Atom)
Exclusion Clause
The author is not responsible for such false statements to the analysis of the individual and not to encourage anyone to trade shares. All content is free and only need to join this blog to promote it. for any information in, will provide the best and so will not harm anyone.



